Kumpulan Info Unik Terbaru dan Terupdate

Senin, 14 Agustus 2017

Buaya Ini Ditemukan "Mati Tragis Digerogoti Dagingnya Tak Bersisa", Siapa Sangka Pemangsanya Bukan Hewan Karnivora Melainkan "Dia"!

Benua di Afrika, meskipun buaya dikenal sebagai penguasa di dalam air, tapi sebenarnya nasibnya juga tidak selalu bagus. Ini dikarenakan mereka sering menjadi mangsa buruan singa, macan tutul dan bahkan kuda nil dan hewan bertubuh besar lainnya.


Di suatu tempat di dalam kawasan perlindungan satwa liar di Afrika, tak jauh dari pinggir pantai staf perlindungan satwa liar melihat seekor buaya mati. "Saat dilihat ternyata buaya itu mati dalam kondisi menggenaskan yakni isi perutnya telah digerogoroti hingga kering." Staf tersebut bergidik ngeri melihat cara mati si buaya, makhluk apa sebenarnya yang telah menggerogoti seisi perut buaya si penguasa dalam air ini ?

Pertama, kesampingkan dulu ular python, kita tahu ular phyton tidak akan menggigit hingga robek mangsanya, tapi ditelannya bulat-bulat. Ular phyton kemudian baru menumpahkan tulang mangsanya setelah dicerna, pasti tidak akan robek ketika menganga seperti bangkai buaya ini.

Selain bagian kepala dan anggota kakinya yang keras, bagian perut dan jeroan buaya semuanya habis digerogoti tak tersisa. Sedangkan di bagian badannya yang terluka tampak bekas gigitan tajam. Gigitan tajam ini hingga merobek perutnya jika dilihat dari kondisi lukanya.

Jelas pemangsanya adalah sesosok makhluk yang buas? Mungkinkah sang raja hutan singa yang melakukannya ? Tidak dipungkiri buaya adalah penguasa di air, tetapi demikian juga singa, ia adalah rajanya hutan belantara. Sebaliknya jika di air, mungkin buaya punya keunggulan alami, tapi buaya juga tidak mungkin selalu berendam di air, mereka juga perlu naik ke darat untuk istirahat. Namun, benarkah singa seganas itu?


Ketika para staf perlindungan satwa liar masih bingung dengan bangkai buaya yang mengerikan itu, seorang fotografer kemudian mengumumkan jawabannya.Fotografer ini kebetulan menyaksikan dan mengabadikan proses si buaya yang diburu dan dimangsa.


Ternyata pembunuhnya adalah adalah hippo atau kuda nil!

Bara api kemarahan dari induk kuda nil ini membuat dia membunuh dan memakan buaya itu. Buaya ini awalnya menyerang anak kuda nil itu, tapi kebetulan dilihat oleh induk kuda nil yang segera menyerang buaya untuk menyelamatkan anaknya. Asal tahu saja, kekuatan gigitan kuda nil itu sangat mengerikan, meskipun kuda nil hewan omnivora, tapi tidak berarti kuda nil tidak akan makan daging. Setelah membunuh buaya, kuda nil yang terlanjur marah ini, kemudian menggerogoti seisi perut buaya, "Saya baru melihat dengan mata kepala saya sendiri kuda nil makan daging" kata sang fotografer.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar

Film TerbaruFilm Semi